Showing posts with label EFEK PHOTOSHOP. Show all posts
Showing posts with label EFEK PHOTOSHOP. Show all posts

Sunday, September 16, 2012

Effect 3D Realistic Dengan Photoshop

Effect 3D Realistic

Kali saya akan memberikan tutorial bagaimana cara membuat efek 3D realistic dengan photoshop. langsung saja..

Pertama buka gambar yang mau dijadikan foto realistic.


Duplikat layer background dengan menekan Ctrl + J. Lalu di layer background tekan Ctrl + Backspace untuk merubah background menjadi putih.


Kecilkan gambarnya kira-kira seperti gambar dibawah.


Copy layer gambar dengan menekan Ctrl + J, dan layer dibawah duplikat diberi warna hitam, (Untuk mewarnainya tekan Ctrl + Klik di layer yang akan diwarnai, lalu tekan Alt + Backspace).


Klik di layer gambar atau layer paling atas, Kemudian klik Image >> Image Rotation >> 90 cw.


Klik Filter >> Distort >> Shear. Setting seperti dibawah ini lalu klik Ok.


Seperti ini hasil sementaranya :
Sekarang klik Image >> Image Rotation >> 90 ccw.
Klik layer warna hitam terus klik Filter >> Blur > Gaussian Blur.


Sekarang kita buat layer baru, dengan cara menekan Layer >> New >> Layer (Shift + Ctrl + N). Lalu kita buat semacam pantulan cahaya dari tengah karena ngelipetnya ke atas. Gunakan Polygonal Lasso Tool gambar seperti dibawah :


Klik Select >> Feather (Photoshop CS2 kebawah) atau Select >> Modify >> Feather (PhotoShop CS3).


Klik Edit >> Fill.


Beri Opacity 50% untuk layer baru.


Hasilnya akhir :


Thursday, September 13, 2012

Membuat Brush Sendiri Pada Photoshop

Banyak sekali macam – macam brush unik di internet, kita bisa download sesuai kebutuhan selera, tapi kurang asyik kalo kita hanya dimanjakan oleh mereka yang menyediakan brush gratis di internet sekali kali kita buat brush dan di share di internet.

Hmmm… masih ada yang belum tau ama brush Tool , waduh kayaknya baru kenal ama komputer ne…he,he.. jadi gini gan, buat ente yang baru kenal komputer, ane kasih tau. 
Biasanya bagi mereka yang menggunakan komputer untuk desaign graphic  ga jauh jauh dari yang namanya program Adobe Photoshop, nah brush tool ini adalah salah satu tool atau alat yang ada pada program adobe photoshop. Gimana dapat pencerahan ga? Kalo engga minta tolong aja ya ame mbah google…hehehe...

Oke langsung aje,langkah pertama untuk membuat brush sendiri pada adobe photoshop yaitu kita membuat objek dulu, terserah mau bentuknya kaya gimana yang penting ada nilai artistiknya atau bisa juga kita ngambil objek dari bagian Photo. Nah Yang akan saya ambil contoh di sini, saya menggunakan sampel objek Photo yang berbentuk kobaran api. Bagian api tersebutlah yang nantinya akan saya jadikan brush. ok langsung aja kita mulai.

Setelah kita buka Photo kobaran api kita buat seleksi agar terkena gambar apinya saja(ngambil gambar api aja). Biar gampang nyeleksi apinya kita gunakan menu Select – Color Range.



Arahkan pen color range pada gambar api saja, kalo rasa udah cukup klik ok. Kemudian gambar api akan ada tanda seperti garis putus putus, itu tandanya api sudah terseleksi. seperti gambar api diaatas
Kemudian step selanjutnya adalah mengcopy api yang terseleksi pada layer baru dengan cara tekan tombol keyboard “Ctrl + J” nanti akan ada layer baru bergambar api ,tapi sisi luarnya transparan, kalo belum transparan coba non aktifkan indicates layer visibility (ituloh icon gambar mata yang disebelah layer) pada layer background/layer paling bawah, agar media kerja juga ikut transparan.
Setelah objek brush yaitu api yang kita inginkan sudah siap kita bisa langsung buat brush apinya (layer baru yang aktif) dengan cara masuk menu Edit – Define Brush Preset, nanti akan keluar kotak dialog untuk memberikan nama brush baru. Beri aja nama sesuka hati. Nah kalo udah, brush baru bisa di ceck dengan mengklik brush tool. Kemudian klik “to open brush preset picker” nanti akan terlihat brush yang baru dibuat biasanya diurutan paling bawah, langsung aja klik brush tersebut untuk dicoba. Kalo udah  langsung aja dicoba goras gores dikanvas. hehe..



Kalo brush udah jadi N’ agan maw share tuh bursh ma temen2 agan silahkan disave dengan cara klik menuedit – preset manager – pilih brush yang maw disimpan – save-ganti nama brus- pilih lokasi simpan  …… beres,,, nanti format brush menjadi namabrush.abr.
Semoga Tut sederhana ne bisa bermanfaar selamat mencoba !!!!!! 

Thursday, August 16, 2012

Membuat Efek Foto Bola Cristal


Buat dokumen baru















Kalau mau buat wallpaper, ubah aja width nya jadi 1024 px , height nya jadi 768 px.
Warnai dengan warna Hitam.

Buka file foto yang akan di edit.

















Crop  foto dengan Crop Tool biar semua sisi nya sama, di kira-kira aja.



















Drag foto yang sudah di Crop ke dalam dukumen baru yang tadi telah dibuat.


















Klik Edit >Transform > Warp
Pilih Warp Option jadi Inflate, Tarik Point Editor ke atas sampe gambar keliatan bulat.


Tekan enter kalo udah.. hasilnya gini :

Memang belum bulat sempurna, nah sekarang buat bulatan pake Rectangle Marquee Tool, Sambil tekan SHIFT biar jadinya gak lonjong.

Klik Select > Inverse. Lalu tekan Delete.


Ctrl + D untuk menghilangkan seleksi.

Lalu CTRL + Klik di layer 1, sehingga bulatannya terseleksi lagi.

Buat layer baru, Gunakan Brush tool yang agak besar, set ke Soft Round,
Poles perlahan pinggir bulatannya dengan warna putih.

Beri sedikit Noda brush di  tengah agar keliatan lebih real.

Tekan Ctrl + E untuk menggabungkan layer Atas ke layer bawahnya.

Duplikat layer 1 dengan menekan CTRL + J.

Balikan gambar hasil duplikat dengan menarik Point editor paling atas ke bawah.

Klik Layer > Layer Mask > Reveal All.



Klik Gradient Tool, warna dari Hitam ke Putih.
Tarik Gradient dari atas ke bawah gambar hasil duplikat tadi.
Terakhir, silahkan kurangi Opacity nya.


Dan ini hasil akhirnya, setelah saya kreasikan lagi.

























Saturday, October 15, 2011

Membuat Anyaman Pada Foto

Langsung aja deh, gak perlu banyak basa-basi dulu... 
Buka foto yang akan d buat anyaman, usahakan pakai foto yang backgroundnya ada sedikit warna putih, biar hasilnya lebih bagus.




















Friday, October 14, 2011

Membuat Sketsa Pensil dari Foto

Sudah lama banget nih gak bikin tutor lagi, maklum kesibukan yang gak jelas, secara ane kan Pengacara (Pengangguran Banyak Acara) hehehe.. Ok gan sekarang ane bikin tutorial yang ringan-ringan aja nih, membuat sketsa pensil dari foto, hasilnya kalo di liat dengan detail bagus juga lhoo..

Pertama kita buka foto yang akan dibuat Sketsa.






















Sekarang tekan CTRL+SIFT+U atau bisa juga klik Image > Adjusment > Desaturate fungsinya    agar gambar menjadi hitam putih.

Setelah gambar berubah menjadi hitam putih, tekan CTRL+J untuk menduplikasi.






















Pada layer hasil duplikasi tadi (Layer 1), klik Image > Adjusment > Invert atau bisa juga pakai CTRL+I























Setelah itu ganti layer efeknya dari Normal menjadi Color Dodge





















Jangan khawatir gan kalo gambarnya jadi putih semua atau ada bercak-bercak hitam sedikit, cuekin aja hehehe :D ..


Sekarang klik Filter > Blur > Gaussian Blur.
























Silahkan atur sendiri Radiusnya, sesuaikan dengan foto yang sedang agan edit, jangan terlalu berpatokan dengan angka-angka yang ane kasih.

Setelah selesai di setting, klik Ok deh,.. dah hasilnya seperti ini :


























Mudah bukan membuat Sketsa pensil dari foto, silahkan agan-agan coba sendiri pake foto pribadi, jangan lupa upload ke facebook kalau sudah berhasil, itung-itung buat pamer ke teman-teman gan.. ahihihihihi...

Thursday, January 27, 2011

Mengenal Tool Photoshop


Toolbox fungsinya sangat penting karena memudahkan kita. Berikut ini akan dijelaskan mengenai fungsi dari masing-masing tools yang terdapat pada toolbox Adobe Photoshop . Untuk cara penggunaan lebih detil masing-masing tools akan dijelaskan secara terpisah.




A. SELECTION TOOL
  • A.1. Marquee Tool
    Saat kita klik Marquee Tool kita bisa melihat ada 4 jenis marquee tool
    1. Rectangular Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk segi empat pada image.
    2. Elliptical Marquee (Shortcut keyboard: M, atau Shift + M)
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk elips atau lingkaran pada image.
    3. Single Row Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu baris pada image (ukuran tinggi selection adalah 1 pixel)
    4. Single Column Marquee
    Digunakan untuk membuat area selection satu kolom pada image (ukuran lebar selection adalah 1 pixel).  
  • A.2. Move Too
    Shortcut keyboard: V
    Digunakan untuk menggeser/memindah selection, layers, dan guides.
  • A.3. Lasoo Tool
    (Shortcut keyboard: L, atau Shift + L untuk mengubah jenis Lasoo) Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan bentuk bebas
    2. Polygonal Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection berbentuk polygon
    3. Magnetic Lasoo
    Digunakan untuk membuat area selection dengan cara menempelkan
    tepi selection pada area tertentu pada image.
  • A.4. Magic Wand Tool
    Shortcut keyboard: W
    Digunakan untuk membuat area selection yang memiliki warna serupa.Perbedaan toleransi warna dapat diatur pada tool option bar.
B. CROP & SLICE TOOL
  • B.1. Crop Tool
    Shortcut keyboard: C
    Digunakan untuk memangkas image (memotong dan membuang area tertentu dari image)
    B.2. Slice Tool
    (Shortcut keyboard: K, atau Shift + K untuk mengubah slice)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Slice Tool
    Digunakan untuk membuat potongan-potongan dari suatu image
    2. Slice Select Tool
    Digunakan untuk memilih potongan pada suatu image
C. PAINTING TOOL
  • C.1. Brush Tool
    (Shortcut keyboard: B, atau Shift + B untuk mengubah tool) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan kuas
    2. Pencil Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan goresan pencil
  • C.2. History Brush Tool
    (Shortcut keyboard: Y, atau Shift + Y untuk mengubah jenis)
    Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. History Brush Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state history dari Image
    2. Art History Tool
    Digunakan untuk melukis image menggunakan snapshot atau state
    history dari image, dengan model artistik tertentu
  • C.3. Gradient, Paint Bucket Tool
    (Shortcut keyboard: G, atau Shift + G)
    1. Gradient Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih (selected area) dengan
    perpaduan banyak warna.
    2. Paint Bucket Tool
    Digunakan untuk mengecat area yang dipilih dengan warna foreground
    atau pola tertentu.
  D. RETOUCHING TOOL
  • D.1. Patch/Healing Brush Tool
    (Shortcut keyboard: J, atau Shift + J mengubah tool)
    1. Patch Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis pada area tertentu image dengan pola (pattern) atau sample tertentu. Cocok untuk memberbaiki image yang rusak.
    2. Healing Brush Tool
    Digunakan untuk mengecat/melukis image dengan pola atau sample tertentu. Cocok untuk memperbaiki image yang agak rusak.

  • D.2. Stamp Tool
    (Shortcut keyboard: S, atau Shift + S untuk mengubah tool) terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Clone Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan sample image tertentu
    2. Pattern Stamp Tool
    Digunakan untuk melukis image dengan menggunakan pola tertentu
·    
  • D.3. Eraser Tool
    (Shortcut keyboard: E, atau Shift + E untuk mengubah jenis eraser)
    Terdiri dari 3 jenis yaitu:
    1. Eraser
    Digunakan untuk menghapus pixel image dan mengembalikannya ke state tertentu.
    2. Background Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image menjadi transparan.
    3. Magic Eraser
    Digunakan untuk menghapus area tertentu image yang memiliki warna yang serupa menjadi transparan dengan satu kali klik.

  • D.4. Sharpen, Blur, Smudge Tool
    (Shortcut keyboard: R, atau Shift + R)
    1. Sharpen Tool
    Digunakan untuk menajamkan area tertentu pada image.
    2. Blur Tool
    Digunakan untuk menghaluskan/mengaburkan area tertentu pada image.
    3. Smudge Tool
    Digunakan untuk menggosok/mencoreng area tertentu pada image

  • D.5. Dodge, Burn, Sponge Tool
    (Shortcut keyboard: O, atau Shift + O)
    1. Dodge Tool
    Digunakan untuk menerangkan warna di area tertentu pada image
    2. Burn Tool
    Digunakan untuk menggelapkan warna di area tertentu pada image
    3. Sponge Tool
    Digunakan untuk mengubah saturation di area tertentu pada image.
E. DRAWING AND TYPE TOOL
  1. E.1. Selection Tool
    (Shortcut keyboard: A, atau Shift + A untuk mengubah jenis) Terdiri dari 2 jenis yaitu:
    1. Path Selection Tool
    Digunakan untuk melakukan selection path
    2. Direct Selection Tool
    Digunakan untuk mengubah anchor dan direction point dari path.
    E.2. Type Tool
    (Shortcut keyboard: T, atau Shift + T untuk mengubah jenis) Terdiri dari 4 jenis yaitu:
    1. Horizontal Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara horizontal
    2. Vertical Type Tool
    Digunakan untuk membuat tulisan secara vertikal
    3. Horizontal Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara horizontal
    4. Vertical Type Mask Tool
    Digunakan untuk membuat selection berbentuk tulisan secara vertikal
  2. E.3. Pen Tool
    1. Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path dengan lengkung-lengkung yang halus
    2. Freeform Pen Tool
    (Shortcut keyboard: P, atau Shift + P)
    Digunakan untuk membuat path berbentuk bebas (sesuka kita )
    3. Add Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menambah anchor point atau titik editor pada path
    4. Delete Anchor Point Tool
    Digunakan untuk menghapus anchor point tertentu pada path
  • E.4. Shape Tool
    (Shortcut keyboard: U, atau Shift + U untuk mengubah jenis)
    1. Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk segi empat
    2. Rounded Rectangle Tool
    Digunakan untuk menggambar segi empat melengkung
    3. Ellipse Tool
    Digunakan untuk menggambar ellipse
    4. Polygon Tool
    Digunakan untuk menggambar polygon
    5. Line Tool
    Digunakan untuk menggambar garis lurus
    6. Custom Shape Tool
    Digunakan untuk menggambar bentuk tertentu dari daftar bentuk yang ada
F. ANNOTATION, MEASURING & NAVIGATION TOOL
  • F.1. Notes Tool
    (Shortcut keyboard: N, atau Shift + N untuk mengubah jenis)
    1. Notes Tool
    Digunakan untuk membuat catatan pada image seperti copyright.
    2. Audio AnnotationTool
    Digunakan untuk membuat suara/audio pada image
  • F.2. Eyedropper, Measure Tool
    (Shortcut keyboard: I, atau Shift + I)
    1. Eyedropper Tool
    Digunakan untuk mengambil sample warna pada image untuk warna
    foreground
    2. Color Sampler Tool
    Digunakan untuk mengambil berbagai sample warna pada image
    3. Measure Tool
    Digunakan untuk mengukur jarak atau sudut pada image
  • F.3. Hand Tool
    Shortcut keyboard: H
    Digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang image di dalam window view area.
  • F.4. Zoom Tool
    Shortcut keyboard: Z
    Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan image.
  • F.5. Background and foreground color
    Supaya default tekan tombol D maka warna foreground dan background menjadi putih dan hitam. Untuk menukar warna background dan foreground tekan tombol X.
  • F.6. Normal and Quickmask Mode
    Normal Mode : Semua fungsi seperti brush akan berjalan seperti biasanya. Quickmask Mode : fungsi brush bisa dipakai untuk seleksi cuman jika setelah proses quickmask maka yang diseleksi malah dibagian luar nya.
  • F.7. Screen Mode
    Untuk melihat tampilan area kerja windows.

Menu


1. File
Berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
2. Edit
Menu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Photoshop.
3. Image
Berisi editing image untuk mengatur warna, hue/saturation, brightness/contrast, ukuran.
4. Layer
Berkaitan dengan manajemen layer pada image, seperti menambah layer, menghapus, menambah efek pada layer, serta masking.
5. Select
Berkaitan dengan selection image.

6. Filter
Berhubungan dengan pada Photoshop yang dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image.
7. View
Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
8. Window
Digunakan untuk mengatur / menampilkan window
9. Help
Untuk menampilkan help dan tutorial Adobe Photoshop.

  
Tool Option Bar


Hampir semua tool pada Toolbox memiliki options, yang ditampilkan pada Tool Option bar. Options tersebut digunakan untuk mengatur nilai parameter atauoption dari tool yang sedang aktif/dipilih. Sebagai contoh :




Foto Terbakar


Buka foto yang akan di edit.

Duplikat layer dengan menekan CTRL + J



Buat Background menjadi putih dengan menekan tombol CTRL+ Backspace di keyboard. ( settingan Background color musti putih )


Klik 2x layer hasil duplikat tadi atau klik kanan > Blending Option
Kita setting Inner glow nya.



Klik Windows > Brushes .. Kita setting brush nya juga



Hapus bagian foto yang kira-kira gak kepake.. silahkan berkreasi sendiri aja ya..

Hasil terakhirnya.